3 Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis Handal | Yuk Nulis

3 Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis Handal | Yuk Nulis

3 Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis Handal – Pada artikel ini DosenOnline.ID akan membagikan Inspirasi lagi untuk anda. Artikel ini membahas tentang bagaimana caranya menjadi seorang penulis yang handal, tidak mudah putus asa, inspiratif dan masih banyak lagi. Artikel ini dibuat oleh Dewa Eka Prayoga daru grup WhatsApp beliau.

3 Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis Handal

*”Kok aku suka tiba-tiba ngeblank dan mentok ya tiap kali mau nulis sesuatu…”*

Ada yang pernah ngalamin kaya gitu?

Pas lagi semangat-semangatnya nulis, entah itu nulis diary, nulis status, nulis copywriting, atau nulis buku, eeeeh pikiran tiba-tiba stuck dan jari-jari mendadak berhenti… Hiyaaaa!! #garuk2tembok

Kondisi seperti itu dalam ilmu kepenulisan dikenal dengan istilah “writer’s block”.

Saya pun sering mengalamainya, wajar lah, namanya juga manusia, sering mendadak lupa, mungkin banyak dosa…Ā  ya Allah…

Ini terjadi bukan hanya pada mereka yang berprofesi sebagai seorang penulis saja, tapi juga menimpa orang-orang yang berprofesi sebagai pebisnis, khususnya pebisnis online. Lho, kok?

Karena seperti yang banyak orang ketahui, satu-satunya cara promosi di dunia online selain menggunakan video adalah menggunakan text, atau kata-kata. Dimana dalam penyusunannya, kita melakukan aktivitas menulis. Bener ya? Nah, itu dia…

Pertanyaannya, apa yang mesti dilakukan saat kita tiba-tiba mengalami hal seperti itu?

Untuk menjawab pertanyaan itu, izinkan Saya sedikit bercerita tentang pengalaman Saya di dunia kepenulisan…

Entah kapan tepatnya, tapi Saya mulai menulis buku sejak usia 19 tahun. Buku perdana yang berhasil Saya tulis ketika itu berjudul “How to Get the Future” yang banyak membahas tentang step by step merencanakan masa depan yang gemilang.

Jujur harus Saya akui, awalnya Saya gak bercita-cita jadi penulis. Kenapa?

Karena gak kepikiran aja. Hehehe…

Lagian, saat itu Saya merasa bahwa diri ini tak berbakat menulis. Maklum, ngerjain jurnal praktikum kimia pas kuliah aja malesnya minta ampun, apalagi kalau disuruh nulis sampe jadi buku. Beeeuh….

Pemikiran seperti itu mendadak “buyar” setelah Saya kena hutang. :see_no_evil:

Duh ya…. ujian Saya banyakan hutang mulu. Padahal Saya aselinya orang anti hutang. Artinya, gak pernah dan gak mau ngutang. Mungkin ini yang dinamakan ujian melalui apa yang diyakini…

Tapi saat itu kondisi memaksa Saya untuk berhutang karena ujian longsor yang menimpa keluarga di Sukabumi. Ya mau gak mau, karena waktu itu gak punya uang, minjem lah sana-sini tuk beresinnya. Duh duh duuuh…

Nah untuk bisa beresin hutang itu, yang nilainya lumayan gede ketika itu, 40 juta-an, Saya kok tiba-tiba kepikiran untuk nulis buku. Singkat cerita, lahirlah buku *”How to Get the Future”*. Hehe :sunglasses: LUNAS! Yeeeee!!!

Balik lagi soal nulis…

Setelah disadari, ternyata “tidak bakat nulis” hanyalah belenggu pikiran yang membatasi diri untuk berkarya. Ketika energi menulis lebih besar dibandingkan belenggu pikirannya, lewat juga tuh. Bisa juga jadi buku. Alhamdulillah…

Alasan dan energi nulisnya sebenarnya simpel, bahkan bisa jadi mentenagai Anda untuk menulis mulai sekarang:

Pertama, *Passive Income*

Moga-moga aja royalti dari buku yang ditulis bisa memberikan penghasilan pasif buku dan bisa menutupi hutang ketika itu. Dan benar, akhirnya… Alhamdulillah. Allah kasih jalan rezeki Saya lewat buku. Terimakasih ya Allah…

Kedua, *Leverage Kebaikan*

Di Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis ke-2 ini Waktu itu Saya profesinya masih mahasiswa dan motivator. Cieee…. Jadi, hobi Saya itu roadshow dan keliling Indonesia jadi cowok panggilan ngisi di kampus-kampus. Secara gitu, masih mahasiswa udah mandiri dan nulis buku sendiri. Uhuk! #preeeettt šŸ˜‰

Mikirnya simpel, kalau Saya keliling-keliling terus, capek banget. Mikir keras, gimana caranya manfaat bisa tersebar luas tapi tanpa harus berkeringat deras… AHA! Think… Nulis buku. Biarkan buku yang keliling-keliling Indonesia, akunya diem aja online di Bandung.

Alhamdulillah, per hari ini total hampir 100.000+ eksemplar buku-buku Saya tersebar di berbagai kota se Indonesia hingga mancanegara (Malaysia, Singapura, Taiwan, Hong Kong, Korea, Jepang, Arab Saudi, hingga Qatar). Dibaca sama orang Indonesia yang ada disana maksudnya.. Hahahaha :sweat_smile:

Ketiga, *Jejak Kehidupan.*

PadaĀ Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis yang ke-3 ini Gak tahu kenapa, Saya kok keinget-inget terus omongannya kang Rendy Saputra pas masih aktif di Inspirasi Muda Mulia. Cieee…

Jadi dulu itu, beliau suka bilang, bahwa kita ini mesti meninggalkan jejak di kehidupan. Jangan sampai, hidup cuma lewat doang. Udah weh. eeey… teu rame!!

Harus berpikir keras agar kita menghasilkan karya dan bermanfaat bagi banyak orang. Sehingga pas kita meninggal nanti, orang-orang mengenang kita bukan karena kejelekannya, melainkan karena kebermanfaatannya yang telah ditinggalkan. Salah satunya karya kita berupa buku.

Huffh… Capek juga ngetiknya.

Sejauh Anda membaca tulisan ini, membuat Anda secara otomais semakin tertarik menyeriusi dunia kepenulisan…

Dan ketika hati & pikiran Anda terlintas untuk menjadi seorang penulis, entah itu penulis buku, penulis naskah iklan (copywriting), atau penulis status yang serius (penebar kebaikan), maka hadirlah di event JumpaPenulis.com. Udah, KLIK aja linknya, gak akan buat jantungan kok…

Karena di event tersebut, Anda tidak hanya sekadar bertemu dengan Saya, melainkan juga 6 penulis nasional lainnya yang karyanya sudah sering menghiasi rak-rak buku Best Seller di toko buku Indonesia.

Diantaranya ada:
  1. Ippho Santosa* – Buku-buku motivasi & bisnisnya seringkapi memprovokasi kita sebagai pengusaha untuk berada di jalan yang bener. Tulisannya nusuk-nusuk, tapi banyak benernya. Huahaha šŸ˜€
  2. Asma Nadia* – Novel-novelnya kerapkali diangkat menjadi Film. Bahkan, Saya pribadi semua film yang diangkat dari karyanya pasti ditonton. Terakhir, saat ini sedang editing novel terbarunya yang siap dilaunching pas acara nanti, #BidadariUntukDewa. Uhuk!
  3. Helvy Tiana Rosa* – Mentor langsungnya Asma Nadia yang karya-karyanya begitu berharga di dunia sastra kepenulisan. Terakhir, novelnya yang berjduul “Duka Sedalam Cinta” akan difilmkan dan tayang bulan Oktober 2017. Beeuh…
  4. Tere Liye* – Penulis Novel yang karya-karyanya sering mendominasi rak-rak buku di Gramedia dan Toko Buku lainnya. Tema yang diangkat selalu unik dan ngangenin. Kece!
  5. Ahmad Rifai Rifan* – Penulis muda produktif yang karyanya juga sering eksis di rak-rak buku best seller di Gramedia. Bahkan, Saya pernah mendapati ada rak khusus bertuliskan “Buku Ahmaf Rifai Rifan”. Abuset dah! Saking produktifnya…
  6. Tendi Murti* – Founder KMO Indonesia yang selama hidupnya mewakafkan diri untuk mencetak banyak penulis-penulis handal di Indonesia. Lebih dari 5000+ orang alumni kelasnya dan mereka berhasil menelurkan bukunya berkat dorongan dan semangat dari orang yang satu ini.

Intinya, event ini sangat langka di Indonesia. TAPI… justru karena kelangkaan itulah, Saya menantang tim internal KMO INDONESIA untuk menghelat event JUMPA PENULIS ini dengan menghadirkan penulis-penulis nasional yang produktif dan menginspirasi Indonesia…

By Dewa Eka Prayoga

[divider style=”dashed” top=”10″ bottom=”10″]

Cukup sekian artikel mengenai 3 Alasan Kuat Menjadi Seorang Penulis, jika ada yang ingin dipertanyakan silahkan komentar dibawah.

Dapat Manfaat?
Semoga Bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *